Article Image

Faltering Growth pada Anak: Kenali Sejak Dini, Cegah Sebelum Terlambat

Penulis: admin Dipublikasikan pada: 06 May 2026 Kategori: Info Sehat

Faltering Growth pada Anak: Kenali Sejak Dini, Cegah Sebelum Terlambat

Pertumbuhan anak adalah salah satu indikator utama kesehatan dan kesejahteraan. Namun, tidak semua anak mengalami pertumbuhan yang optimal. Salah satu kondisi yang perlu diwaspadai oleh orang tua, khususnya ibu, adalah faltering growth atau gangguan pertumbuhan. Istilah ini merujuk pada kondisi ketika berat badan atau tinggi badan anak tidak meningkat sesuai dengan standar usianya, bahkan cenderung melambat atau menurun jika dipantau secara berkala.

Apa itu Faltering Growth?

Faltering growth bukan sekadar anak yang terlihat lebih kecil dibanding teman sebayanya. Kondisi ini ditandai dengan grafik pertumbuhan anak yang tidak mengikuti kurva normal pada Kartu Menuju Sehat (KMS) atau standar pertumbuhan WHO. Jika tidak ditangani, faltering growth dapat berlanjut menjadi masalah serius seperti stunting, gangguan perkembangan, hingga penurunan daya tahan tubuh.

Mengapa Faltering Growth Bisa Terjadi?

Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan faltering growth, antara lain:

  1. Asupan nutrisi yang tidak adekuat, baik dari segi jumlah maupun kualitas
  2. Penyakit infeksi berulang, seperti diare atau infeksi saluran pernapasan
  3. Pola asuh dan pemberian makan yang kurang tepat
  4. Masalah penyerapan nutrisi di saluran cerna
  5. Kurangnya stimulasi perkembangan anak

Kondisi ini seringkali tidak disadari karena terjadi secara perlahan. Oleh karena itu, pemantauan rutin sangat penting.

Tanda-Tanda yang Perlu Diwaspadai

Ibu perlu lebih peka terhadap beberapa tanda berikut:

  1. Berat badan anak tidak naik selama 2–3 bulan berturut-turut
  2. Anak tampak kurang aktif atau lemas
  3. Nafsu makan menurun
  4. Perkembangan motorik atau bicara terlambat

Jika ditemukan tanda-tanda tersebut, sebaiknya segera berkonsultasi ke tenaga kesehatan.

Peran Penting Ibu dalam Pencegahan

Ibu memiliki peran sentral dalam mencegah faltering growth. Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:

1. Memastikan Asupan Nutrisi Seimbang

Berikan makanan yang mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral sesuai usia anak. Untuk bayi, ASI eksklusif selama 6 bulan sangat dianjurkan, dilanjutkan dengan MPASI bergizi.

2. Rutin Memantau Pertumbuhan

Pantau berat dan tinggi badan anak secara berkala di posyandu atau fasilitas kesehatan. Jangan abaikan grafik pertumbuhan yang mulai melandai.

3. Menerapkan Pola Makan yang Tepat

Ciptakan suasana makan yang menyenangkan dan hindari memaksa anak. Variasikan menu agar anak tidak bosan.

4. Menjaga Kebersihan dan Kesehatan Anak

Cuci tangan sebelum makan, jaga kebersihan makanan, dan lengkapi imunisasi untuk mencegah infeksi.

5. Memberikan Stimulasi Perkembangan

Ajak anak bermain, berbicara, dan berinteraksi untuk mendukung perkembangan motorik dan kognitifnya.

Manfaat Deteksi Dini dengan Teknologi

Saat ini, pemantauan tumbuh kembang anak dapat didukung dengan teknologi digital. Sistem seperti SI-GOChild yang dimiliki Aljannah Preschool and Daycare dapat membantu ibu dan pengasuh dalam melakukan skrining pertumbuhan, memberikan rekomendasi stimulasi, serta memfasilitasi rujukan ke tenaga kesehatan jika ditemukan masalah. Dengan demikian, intervensi dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.

© Al Jannah Preshchool and Daycare by Reza Edi Saputra